Selasa, 02 November 2021

b. Membuat Review terhadap Produk Animasi

Review memiliki makna yang berarti tinjauan atau ringkasan mengenai buku, film, dan lain

sebagainya. Review berfungsi sebagai salah satu hal yang digunakan untuk meninjau suatu karya atau

produk untuk mengetahui kualitas, kelebihan, dan kekurangan yang dimiliki oleh karya atau produk

tersebut. Melalui review atau tinjauan dapat memberikan informasi kepada audiens, mengajak,

ataupun membuat audien lebih penasaran akan karya/produk tersebut. Terdapat 5 bagian yang harus

ada pada setiap pembuatan atau penulisan review. 5 bagian ini adalah komponen utama yang akan

menjelaskan tentang produk yang akan di-review. Kelima komponen tersebut di antaranya adalah:

1) Pendahuluan. Berisi tentang mengapa produk tersebut harus di-review.

2) Latar belakang. Latar belakang berisi tentang produk tersebut dimulai dari produk yang dibuat

oleh siapa, kapan, tujuannya untuk apa, dan lain sebagainya.

3) Keunggulan. Keunggulan produk ditulis secara rapi berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan.

4) Kekurangan. Kekurangan produk ditulis secara rapi berdasarkan hasil evaluasi yang telah

5) Kesimpulan. Berisi pembahasan akhir yang menjadi perhatian akhir dari suatu laporan.

dilakukan dengan bahasa yang halus.



Pengumuman: "1) Kertas Naskah dan Sampul Naskah…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 19 Nov19 Nov

1) Kertas Naskah dan Sampul

Naskah laporan sebaiknya menggunakan kertas kwarto (21x28,5 cm) HVS 80 gram. Sampul

laporan sebaiknya dibuat dari kertas buffalo dengan warna disesuaikan.

2) Pengetikan

Pengetikan mencakup penggunaan huruf, penulisan bilangan, spasi, batas tepi naskah,

pengetikan alenia baru, pengisian halaman naskah, pengetikan bab dan sub bab.

3) Penomoran

Penomoran halaman diletakkan di sebelah kanan atas dua spasi di atas baris pertama teks.

4) Ilustrasi

Ilustrasi dapat terdiri dari foto, grafik, diagram, bagan, peta, dan denah serta tabel.

5) Pengutipan

Kutipan harus sama dengan sumber aslinya, baik bahasa maupun ejaannya. Penulisan kutipan

diawali dan diakhiri dengan tanda kutip (“).

6) Penulisan Lampiran

Lampiran seperti tabel, carta, dokumen, transkrip wawancara, dan sejenisnya ditempatkan

setelah daftar pustaka.

7) Penulisan Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka meliputi buku, artikel, laporan atau karangan dalam jurnal atau

majalah ilmiah dan penerbitan lain.

8) Bahasa

Bahasa yang digunakan untuk penulisan laporan evaluasi adalah Bahasa Indonesia ragam ilmiah.



Pengumuman: "2. Membuat Review Berdasarkan Laporan…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 19 Nov19 Nov

2. Membuat Review Berdasarkan Laporan Evaluasi


Setelah melakukan kegiatan evaluasi, sebaiknya dibuat sebuah laporan evaluasi. Penyusunan laporan

bertujuan untuk menyampaikan informasi, keterangan, pemberitahuan, pembuatan review, ataupun pertanggungjawaban dari pihak satu kepada pihak yang lainnya.


a. Membuat Laporan Evaluasi


Laporan adalah bentuk penyajian fakta tentang suatu keadaan atau suatu kegiatan yang disusun

secara sistematis. Fakta yang disajikan pada umumnya berhubungan dengan tanggung jawab yang ditugaskan kepada pembuat laporan. Informasi yang disajikan di dalam laporan merupakan bahan atau keterangan berdasarkan keadaan objektif. Menyusun laporan evaluasi adalah kegiatan akhir dari evaluasi produk atau program. Secara garis besar, sistematika laporan evaluasi produk program terdiri dari pendahuluan, pembahasan kepustakaan, metodologi evaluasi, hasil evaluasi, dan kesimpulan hasil evaluasi. Pembuatan laporan evaluasi harus memperhatikan tata tulis laporan

yang mencakup beberapa hal berikut.



Pengumuman: "Dalam melakukan evaluasi terhadap…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 19 Nov19 Nov

Dalam melakukan evaluasi terhadap produk animasi,

berikut adalah prosedur atau langkah-langkahnya.

a. Tahap perencanaan. Pada tahap ini dilakukan perumusan tujuan evaluasi, penetapan aspek-aspek

yang akan diukur dalam produk animasi, penetapan metode dan bentuk tes, merencanakan waktu

evaluasi, dan melakukan uji coba tes untuk mengukur validitas dan reabilitas terhadap angket atau lembar penilaian yang akan digunakan.

b. Tahap pelaksanaan. Pada tahap ini mulai dilakukan pelaksanaan evaluasi yaitu dengan mengumpulkan data. Pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai keadaan produk animasi dengan menggunakan alat yang telah diujicobakan.

c. Monitoring pelaksanaan evaluasi. Pada tahap ini dilakukan monitoring apakah pelaksanaan evaluasi

sudah sesuai dengan prosedur atau belum. Selain itu apakah data yang telah dikumpulkan sesuai atau tidak dengan apa yang diharapkan.

d. Pengolahan data. Pengolahan data dilakukan untuk membuat data yang telah dikumpulkan menjadi lebih bermakna, sehingga dengan data tersebut dapat diperoleh beberapa gambaran yang lebih lengkap tentang suatu produk animasi.

e. Pelaporan hasil evaluasi. Data hasil evaluasi suatu produk yang telah diolah selanjutnya disusun

menjadi sebuah laporan yang sistematis. Penyusunan laporan bertujuan untuk menyampaikan

informasi, keterangan, pemberitahuan, ataupun pertanggungjawaban dari pihak satu kepada pihak

yang lainnya.

f. Penggunaan hasil evaluasi. Hasil evaluasi selanjutnya digunakan sesuai dengan kepentingan pada masing-masing pihak. Salah satunya digunakan sebagai dasar dalam membuat review terhadap

produk animasi yang telah dievaluasi.



Pengumuman: "B. Membuat Review terhadap Produk…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 19 Nov19 Nov

B. Membuat Review terhadap Produk Animasi 2D

Review memiliki makna yang berarti tinjauan atau ringkasan mengenai buku, film, dan lain sebagainya.

Review digunakan sebagai suatu hal untuk meninjau suatu karya untuk mengetahui kualitas, kelebihan,

serta kekurangan yang dimiliki oleh karya tersebut.

1. Menyiapkan Evaluasi untuk Membuat Review

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum membuat review adalah menyiapkan evaluasi. Evaluasi adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk menentukan kualitas dari suatu produk berdasarkan pertimbangan serta kriteria tertentu dalam rangka pembuatan keputusan. Evaluasi memiliki dua jenis tujuan yaitu tujuan yang bersifat umum dan tujuan yang bersifat khusus. Tujuan evaluasi yang bersifat umum maka tujuan tersebut harus diperinci sehingga menjadi tujuan yang khusus. Secara umum tujuan evaluasi dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk mengetahui kelayakan, keefektifan, dan sebagainya pada suatu produk animasi. Sedangkan tujuan evaluasi yang

bersifat khusus adalah evaluasi yang berhubungan dengan perencanaan, pengembangan, monitoring, evaluasi dampak, efisiensi ekonomis, serta program komprehensif.



Pengumuman: "Silahkan kalian mengisi daftar hadir…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 19 Nov19 Nov

Silahkan kalian mengisi daftar hadir hari Jumat tanggal 19 November 2021 berikut ini


DAFTAR HADIR KELAS XI MM 1

Google Formulir



Pengumuman: "Bagaimana keadaan kalian hari ini? Di…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 19 Nov19 Nov

Bagaimana keadaan kalian hari ini?

Di cuaca yang dingin ini apakah ada yang sakit?

Saya harap kalian dalam keadaan sehat dan selalu menjaga kesehatan (protokol kesehatan)

1 komentar kelas


Bima Bayu P19 Nov

Alhamdulillah sehat pak



Pengumuman: "Assalamualaikum wr wb. Selamat pagi dan…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 19 Nov19 Nov

Assalamualaikum wr wb.

Selamat pagi dan semangat pagi XI MM 1.

Marilah kita awali kegiatan PJJ hari ini dengan berdoa dan bersyukur kepada Tuhan YME.



Pengumuman: "Cukup sekian PJJ TA2D3D hari ini.…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

Cukup sekian PJJ TA2D3D hari ini.

Selamat melanjutkan PJJ berikutnya.

Tetap patuhi protokol kesehatan dan semangat belajar.

Selamat pagi, salam sehat,

Wassalamu'alaikum wr wb.



Pengumuman: "Dari materi ciri produk animasi 2D yang…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

Dari materi ciri produk animasi 2D yang baik apakah ada yang ingin kalian tanyakan?



Pengumuman: "d.Aspek Kualitas Penyajian Video…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

d.Aspek Kualitas Penyajian Video Animasi

Penyajian video animasi adalah aspek untuk menentukan menarik tidaknya suatu produk

animasi. Sajian produk animasi yang ditampilkan haruslah menarik, menghibur, menantang, mencerdaskan, serta merangsang pola pikir penonton. Produk animasi harus disajikan ke dalam

format yang umum. Artinya adalah produk animasi harus dapat diputar pada media yang mudah

ditemukan.



Pengumuman: "c. Aspek Kualitas Animasi Animasi yang…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

c. Aspek Kualitas Animasi

Animasi yang baik tentunya akan memenuhi indikator - indikator yang terdapat di dalam aspek

kualitas animasi. Berikut adalah indikator di dalam aspek kualitas animasi.

1) Desain karakter.

2) Memiliki teknik modeling yang menarik.

3) Teknik pencahayaan dan pergerakan yang baik.

4) Tata letak setiap objek dan background dalam produk animasi.

5) Keterpaduan warna pada setiap komponen di dalam produk animasi.

6) Animasi sesuai dengan narasi atau alur cerita yang digunakan.



Pengumuman: "b. Aspek Kualitas Musik Sama seperti…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

b. Aspek Kualitas Musik

Sama seperti halnya aspek suara, aspek kualitas musik juga sangat penting dalam produk animasi. Indikator yang terdapat di dalam aspek kualitas musik adalah sebagai berikut.

1) Penggunaan musik sesuai dengan animasi yang disajikan.

2) Penggunaan musik tidak menggangu alur cerita pada adegan yang sedang berjalan



Pengumuman: "a. Aspek Kualitas Suara Kualitas suara…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

a. Aspek Kualitas Suara

Kualitas suara menjadi salah satu aspek dalam

penilaian produk animasi. Suara memegang peranan penting dalam menghidupkan suasana pada video

animasi terlebih pada film animasi yang memerlukan percakapan. Berikut adalah indikator di dalam aspek

suara.

1) Kesesuaian audio dengan cerita yang diangkat.

2) Suara dubber atau narator terdengar dengan jelas dan dengan artikulasi yang jelas.

3) Dialog atau narasi dalam video menggunakan istilah yang umum.

4) Bahasa yang digunakan bersifat komunikatif.



Pengumuman: "1. Ciri Produk Animasi 2D yang Baik…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

1. Ciri Produk Animasi 2D yang Baik

Produk animasi yang baik adalah produk animasi

yang memenuhi aspek-aspek penilaian yang telah

ditentukan. Dalam penilaian produk animasi 2D, aspek yang digunakan di antaranya adalah aspek kualitas suara, musik, animasi, warna, dan penyajian video animasi. Terdapat beberapa indikator yang menyusun aspek- aspek tersebut. Berikut adalah indikator pada masing-masing aspek penilaian produk animasi



Pengumuman: "Untuk hari ini materi baru KD 3.10…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

Untuk hari ini materi baru KD 3.10 Melakukan Evaluasi terhadap Produk Animasi 2D


A. Mengenal Produk Animasi 2D yang Baik

Kualitas produk animasi yang baik akan mempengaruhi kesuksesan produk tersebut beredar di masyarakat umum. Sebelum produk animasi dinikmati oleh masyarakat umum, sebaiknya dilakukan evaluasi agar memastikan sebuah produk animasi layak untuk dikonsumsi.



Pengumuman: "Bagaimana hasil ulangan kalian kemarin?…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

Bagaimana hasil ulangan kalian kemarin?

Apakah ada yang belum memperoleh nilai KKM.

Jika belum memperoleh nilai KKM dapat diulangi lagi.


Hafid Arrofiqi17 Nov

Sudah saya buka bisa kalian ulangi yang belum KKM



Pengumuman: "Silahkan mengisi daftar hadir hari Rabu…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

Silahkan mengisi daftar hadir hari Rabu tanggal 17 November 2021 berikut ini


DAFTAR HADIR KELAS XI MM 1

Google Formulir



Pengumuman: "Assalamualaikum wr wb. Selamat pagi dan…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 17 Nov17 Nov

Assalamualaikum wr wb.

Selamat pagi dan semangat pagi XI MM 1.

Marilah kita berdoa terlebih dahulu agar selalu diberikan kesehatan dan perlindungan dari Tuhan YME



Pengumuman: "Cukup sekian penilaian harian kali ini.…"

Hafid Arrofiqi

Dibuat pada 15 Nov15 Nov

Cukup sekian penilaian harian kali ini.

Selamat melanjutkan PJJ berikutnya.

Tetap patuhi protokol kesehatan

Selamat pagi

Wassalamu'alaikum wr wb