Selasa, 13 Juli 2021

B. Uraian Materi

1. Karakteristik

Salam sehat.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah materi tentang jalan

cepat yang akan meliputi pengertian jalan cepat, teknik, tahapan, peraturan dan juga

karakteristik. Materi nomor cabang atletik jalan cepat atau Race Walking bertujuan

untuk mengembangkan berbagai pola gerak dasar berjalan, terutama yang

mempunyai ciri gerak lokomotor.

Berjalan yaitu bergerak kedepan tanpa adanya hubungan terputus dengan

tanah. Setiap kali melakukan gerakan langkah maka harus menyentuh tanah sebelum

kaki meninggalkan tanah, menjaga lutut lurus dan tidak bengkok serta posisi

tumpuan kaki dalam keadaan yang tegak lurus. Untuk pengertian jalan cepat sendiri

adalah merupakan sama dengan pengertian berjalan, namun ada penambahan

kecepatan ataupun frekuensi langkah dan juga teknik gerakan. Supaya dapat

menjelaskan dan juga melakukan teknik jalan cepat yang benar, maka perlu di

ketahui perbedaan nyata antara berjalan serta berlari, serta apa saja yang tahapan

jalan cepat yang baik dan benar.

a. Pengertian Jalan Cepat

Jalan cepat adalah yaitu bergerak kedepan tanpa hubungan yang terputus

dengan tanah. Setiap melangkah, maka kaki depan harus menyentuh tanah sebelum

kaki bagian belakang meninggalkan tanah. Ketika melangkah satu kaki harus berada

di tanah, maka kaki tersebut juga harus lurus serta lutut tidak bengkok dengan

tumpuan kaki yang berada dalam keadaan posisi tegak lurus.

Dalam jalan cepat, nomor – nomor yang diperlombakan adalah sebagai berikut :

(1) Putra : 20 dan 50 km

(2) Putri : 10 dan 10 km

Jalan cepat adalah salah satu nomor pada cabang atletik yang resmi di

perlombakan dalam kejuaraan – kejuaraan atletik, baik secara nasional ataupun

internasional.

Teknik dari pelaksanaan jalan cepat bisa dirinci sebagai berikut :

1) Start


Startnya yang dilakukan dengan menggunakan start berdiri, karena start dalam jalan

cepat tidak memiliki pengaruh yang berarti, maka tidak perlu ada teknik khusus yang

perlu atau harus di pelajari ataupun dilatih. Sikap start yang umumnya di gunakan

terdapat pada aba – aba ” Bersedia ” peserta menempatkan posisi kaki kiri berada di

belakang garis start, sedangkan kaki kanan berada di samping belakang kaki kiri,

dengan badan yang agak condong ke depan dan juga kedua lengan rileks. Saat aba-


@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 8


Modul PJOK Kelas XI KD 3.3-4.3


aba ” Ya ” atau bunyi tembakan pistol, maka segera melangkahkan kaki kanan ke

depan, dengan di susul dengan kaki kiri dan terus berjalan.


gambar 1 : Teknik start dalam jalan cepat

sumber : hobikusport.com


2) Langkah

Langkah di mulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan lutut,

terlihat tungkai bagian bawah yang bergantung lemas, karena ayunan paha ke

depan, sehingga tungkai bawah ikut terayun ke depan, yang menyebabkan lutut

menjadi lurus. Selanjutnya menapak pada tumit dengan terlebih dahulu

menyentuh tanah, bersamaan dengan mengangkat tumit, kemudian ujung kaki

tumpu lepas dari tanah, dan ganti dengan kaki ayun. Begitu seterusnya selalu ada

kaki yang menumpu, sehingga tidak ada saat melayang.

Condong Badan Mulai dari kepala, punggung atau dada, pinggang sampai tungkai

bawah sedikit condong ke depan.

3) Ayunan Lengan

Siku di tekuk dengan kurang lebih dari 90 derajat, ayunan lengan kiri mengarah

ke depan bersamaan dengan mengangkat paha dan juga kaki kanan, sehingga

koordinasinya merupakan lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan, dan juga

lengan kanan yang bersamaan dengan kaki kiri.


gambar 2 : Teknik ayunan lengan, condong depan, dan langkah


sumber : brainly.co.id


@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 9


Modul PJOK Kelas XI KD 3.3-4.3


4) Finish

Tidak terdapat teknik khusus pada gerakan masuk finish dalam jalan cepat.

Biasanya jalan terus hingga melewati garis finish, kemudian baru dikendorkan

kecepatannya sesudah melewati kira – kira 3 sampai 5 meter. Untuk memperoleh

langkah – langkah yang benar, maka saat pemindahan badan serta kaki satu ke

kaki yang lain harus nampak dengan jelas, hal ini kelihatan pada gerak panggul.

Gerakan ini perlu dilatih supaya dapat terbiasa melakukan teknik jalan cepat yang

baik dan benar. Jadi, sikap dan juga gerakan jalan cepat merupakan badan yang

berada dalam posisi tegak, serta pandangan yang lurus ke depan, siku ditekuk,

dan juga tangan yang kepalkan dengan rileks.


gambar 3 : Teknik memasuki garis finish

sumber : kajianpustaka.com

b. Kesalahan yang terjadi dalam tahapan gerak jalan cepat

Kesalahan yang mungkin terjadi ketika melakukan gerak dasar jalan cepat adalah sebagai

berikut :

(1) Ketika melangkah tungkai bawah tidak rileks dan juga berada dalam posisi yang

lurus

(2) Kaki melangkah dengan memakai seluruh telapak kaki serta menolak dengan ujung

kaki

(3) Ayunan lengan yang terlalu lurus dan juga

(4) pola strategi nafas yang tidak tepat

C. Rangkuman

Jalan cepat adalah yaitu bergerak kedepan tanpa hubungan yang terputus dengan

tanah. Setiap melangkah, maka kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki bagian

belakang meninggalkan tanah. Ketika melangkah satu kaki harus berada di tanah, maka

kaki tersebut juga harus lurus serta lutut tidak bengkok dengan tumpuan kaki yang

berada dalam keadaan posisi tegak lurus

Teknik gerak jalan cepat yang harus diperhatikan adalah :

1. teknik start

2. langkah

3. condong badan

4. ayunan lengan

5. teknik memasuki garis finish

Kesalahan yang mungkin terjadi ketika melakukan gerak dasar jalan cepat adalah sebagai

berikut :


1. Ketika melangkah tungkai bawah tidak rileks dan juga berada dalam posisi yang lurus

2. Kaki melangkah dengan memakai seluruh telapak kaki serta menolak dengan ujung

kaki

3. Ayunan lengan yang terlalu lurus dan juga

4. pola strategi nafas yang tidak tepat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar